DEWAN PELAJAR MAHASISWA DUMOGA
BOLAANG MONGONDOW
BOLAANG MONGONDOW
“Disinilah kita mengenal proses untuk menggapai nilai sukses, bagaimana itu kecerdasan intelektual bagaimana itu kecerdasan spritual, bicara mentalitas kita tuntas tapi bicara intelektualitas kita masi terbatas, karna memang belajar itu tidak punya batas, tapi ketika berhenti sejenak belajar, berarti kita sepakat bahwa kita manusia yang tidak tuntas.”
DERMAGA-BM (Dewan Pelajar Mahaiswa Dumoga-Bolaang
Mongondow) sebuah wadah intelektual,wadah persaudaraan dan wadah kebudayaan serta pemersatu dari anak rantau yg berasal
dari Bolaaang Mongondow khususnya yg ada di dataran Dumoga Bersatu (Dumoga moloben).
Organisasi ini menganut filosofi sebuah tempat berlabuhnya serta tempat
persinggahan yang dimana menerima siapapun dan tidak memilih dari manapun.
Karna berdasarkan wilayah Dumoga bersatu yang terdiri dari beragam etnis dan beragam
agama maka sebut saja miniatur Indonesia (Indonesia mini). Dengan ini penulis berpendapat bahwa Dumoga
moloben adalah sebuah pelanginya Bolaang Mongondow.
Organisasi ini menggunakan kata DEWAN dengan penjabaran artinya majelis atau badan yang terdiri dari
beberapa orang yang pekerjaannya memberikan nasehat dan pertimbangan, adapun
orang-orang yang di utus sebagai majelis hanyalah tokoh terpilih pada waktu itu,
diantaranya sebagai berikut :
Gatot Tajeb, Mohamad Mokoagow, Jhein Thaib, Min Mokoginta, Kadri Hadju, Abdusallam Bonde dan Ridwan Tahir
Kemudian kata sifat kedua dan ketiga menggunakan kata PELAJAR dan MAHASISWA
bicara pelajar dan mahasiswa, harusnya kita sadar bahwa kita adalah kaum intelektual,
yang berarti harus melahirkan ide-ide yang positif serta harus mampu
menciptakan perubahan untuk diri sendiri dan NKRI.
kata ke empat kata tempat DUMOGA dalam pendefinisian arkeologi adalah sebuah
tanah peradaban sejarah Bolaang Mongondow (Lipu’ ki no latangan indu’ku) yang
artinya adalah sebuah tanah kelahiran orang-orang dahulu yang di leluhurkan.
DERMAGA-BM
lahir dari rahim tokoh-tokoh yang menginginkan perubahan untuk negara, daerah , dan desa. Pada tanggal 23 Juni 2007 organisasi
ini telah berhasil berdiri sebagai benteng pencerahan, dan di deklarasikan
nanti ketika 23 Juli 2007 sebagai gerbang perubahan.Tak
terasa organisasi ini sudah mencapai 1 DKD, kini sudah banyak melahirkan
kader-kader yang militan walaupun tak semua lahir secara normal, tapi ada
sebagian kader yang lahir secara prematur, dampak dari ke-prematuran ini karna
tidak tergodok secara utuh dari mental dan intelektual, sehingganya maksud dari penulis prematur yaitu
kader yang tidak paham nilai dan tujuan organisasi, dan apakah alumni dari kader
DERMAGA-BM yang sudah kembali ke daerah masi meneruskan misi dari organisasi
ataukah kembali ke kepentingan individu, apakah hanya sampai disini tujuan
kita. DERMAGA-BM apakah kita akan meneruskan sejarah atau menciptakan sejarah
yang baru, bukankah surga itu indah kalau di dalam surga itu berjama’ah.
Salam Persaudaraan
Salam Persaudaraan
